Abu Muslim Al-Khaulani yang Kagak
mempan Dibakar Api
Abu Muslim
itu adalah nama panggilan dari Abdullah bin Tsaub, beliau ini asalnya dari
Yaman, dan terhitunf tabi’in alias pengikut sahabat Nabi. Sebetulnya sih, waktu
Nabi Muhammad SAW masih hidup, da’wah Islam kan udah sampe di negri Yaman. Nah, tanpa
ketemu sama Nabi Muhammad SAWpun, dia menyatakan dirinya beriman dan masuk
Islam.
Setelah
Nabi wafat, banyak yang ngaku-ngaku jadi Nabi, salah satunya bernama Aswad bin
Qais al Ansi. Suatu hari, Abu Muslim ditangkap dan diintrogasi oleh Aswad.
“Kamu mau
bersaksi nggak, kalo aku ini adalah Rasul Allah?”
“nggak
denger,” jawab Abu Muslim kalem.
“Apa kamu
bersaksi kalo Muhammad itu utusan Allah?”
“Ya,
tentu,” jawab Abu Muslim mantep.
Aswad
lansung dongkol. Dia Tanya lagi, dan dijawab Abu Muslim dengan jawaban yang
sama. Akhirnya, Aswad kalap, dan menyuruh anak buahnya membuat kobaran api. Abu
Muslim dilempar ke sana.
Ajaibnya,
Abu Muslim tak terbakar sama sekali. Sampai bara habis, tak secuilpun tubuh Abu
Muslim tersentuh oleh api. Aswad ketakutan. Sambil berjalan tenang, Abu Muslim
melangkah keluar dari onggokan bara api. Giliran beliau sekarang yang berkata
kepada Aswad,
“Kamu
pergilah dari sini! Kalo ngga, teman-teman saya akan
membunuh kamu!”
Tanpa banyak
bicara, buru-buru Aswad ngacir sambil ketakutan.
Nah, habis
kejadian itu, Abu Muslim pergi ke Madinah. Waktu itu,
Abu Bakar udah jadi khalifah. Abu Muslim masuk ke masjid dan shalat. Umar bin Khattab, sahabat senior Nabi,
melihat kedatangannya. Dengan feelingnya yang tajam,
Umar melihat ada sesuatu yang istimewa dari orang yang
baru datang itu. Maka, buru-buru dia samperin Abu Muslim dan bertanya,
“Darimana
kamu datang?”
“Dari
Yaman,” jawab Abu Muslim.
“Wah,
mungkin mungkin kamu yang dibakar hidup-hidup sama si
nabi palsu itu, ya?
Ya, tentu
saja kabar ajaib itu dengan cepatnya merebak ke
seantero tanah arab. Kalo saya jadi Abu Muslim, ditanya begitu mungkin saya malah senyam-senyum sambil berdehem dulu
sebelum menjawab, karena bangga dan seneng berkumpul
jado satu. Tapi, hal itu nggak berlaku sama
Abu Muslim. Dasar orangnya rendah hati, Abu Muslim malah mengelak dengan halus.
“Oh,
saya piker anda keliru, amirul mukminin,” jawab Abu Muslim, “setahu saya, dia
itu adalah Abdullah bin Tsaub.”
Tentu saja Abu Muslim nggak bohong, karena memang itulah
nama aslinya. Cuma, feeling Umar juga nggak bisa dikibuli. Kini, ia mendesak,
“Semoga Allah memuliakan kamu. Dia itu, ya kamu juga kan?”
Di cecar
kayak gitu, akhirnya Abu Muslim nggak bisa mungkir lagi. Sambil menunduk, ia
menjawab,”Ya.”
Mendengar
jawaban itu, Umar langsung memeluk Abu Muslim sambil menangis. Dibawanya Abu
Muslim menghadap Abu Bakar, sambil berkata,
“Segala
puji bagi Allah SWT yang belum mewafatkanku, sehingga aku diperlihatkan dari ummat
Muhammad SAW yang diselamatkan dari api, sebagaimana yang terjadi pada IbrahimAS.”
Kisah ini
saya ambil dari buku Percikan IIahi yang ditulis oleh Prof. Musthafa Muhammad
Ath Thair, hasil rujukan dari buku Remaja Bau Sorga ditulis oleh Teguh Iman Perdana.
Satu hal yang berkesan buat saya dari cerita di atas adalah sikap rendah
hatinya Abu Muslim, ini yang biasanya susah kita lakukan, apalagi saat nama kita menjadi buah bibir dimana-mana, tapi Abu
Muslim bisa buktikan kalo hal itu nggak ngaruh
bagi dirinya. Persoalan dia nggak bisa dibakar oleh api,
itu bukan perkara sepele atau enteng. Bahkan hal itu adalah mukjizat seorang Nabi sekaliber Ibrahim as. Tapi waktu
ditanya Umar, beliau malah mengelak dengan halus.
Jadi,
lok kita mau meneladani sikap Abu Muslim, sikap rendah hatinya itu yang oke banget
untuk ditiru, apalagi buat kamu-kamu yang mempunyai potensi jadi buah bibir
banyak orang. Ya, bisa jadi karena prestasi-prestasi
kamu, karya-karya kamu dan hal yang lainnya. Tapi jangan lupa, disaat itulah kita bakal dihantam oleh yang namanya
sikap sombong. Kalo udah mulai sombong kayak gitu,
siap-siap deh kamu celaka. Kagak mau pada celakakan…..yuk kita teladani sikap rendah hatinya Abu Muslim.
Zaman Bani
Israel dulu, konon iblis masih suka turun jalan-jalan ke dunia untuk menggoda
orang beriman secara langsung. Nah, ceritanya, iblis ngincer satu anak muda
yang terlihat sholeh banget. Anak muda ini rajin bener pergi menyembah Allah,
meski rumahnya jauh dari tempat ibadah.
Nah, saban
lewat ke tempat itu, maka ia akan melewati sebatang pohon besar. Dan anak muda
itu melihat, semakin hari semakin banyak orang yang justru meminta-minta pada
pohon besar itu. Mulai dari pengen dapet jodoh sampe bisa lolos Israel Idol.
Darah anak muda itu langsung mendidih! Kurang ajar, nih si iblis!
Selidik
punya selidik, ternyata iblis dan anak buahnya, menjadikan pohon besar itu
sebagai “Posko Godaan Manusia Beriman” Alias POSKO GOMBER.
Mula-mula
iblis mempengaruhi fikiran satu dua orang yang lewat dan punya masalah, buat
minta sesuatu pada pohon itu. Ternyata, emang ada aja tuh, yang kegoda buat
minta macem-macem sama pohon itu. Maklum deh, itu pohon udah dipermak
sedemikian rupa sama iblis and the gang, sehingga kesannya, gimanaaaaa…….gitu!
nah, oleh iblis, dengan kekuatan yang ada pada dia, apa-apa yang diminta sama
orang-orang itu, diatur sedemikian rupa sampai akhirnya “goal”.
Wah, itu
orang seneng abiez! Buru-buru aja dia cerita ke orang-orang kampong.
Siuuuutt…..kayak angina putting beliung, kabar ini dengan cepat menyebar, dan
lama-lama makin banyak orang-orang Bani Israel sendiri yang melakukan hal itu.
Iblis
girang banget! So far so good. Banyak orang yang mustinya ke tempat ibadah,
jadi malas gara-gara tipu daya iblis itu. Nah, sampe akhirnya, si anak muda
jagoan kita ini, lewat. Di sinilah, iblis ketemu batunya.
Dengan
modal keikhlasan ilmunya, si anak muda itu berhasil memaksa iblis nongol dari
persembunyiannya di pohon itu. Mula-mula iblis menggertak. Berubah jadi ini,
berubah jadi itu, anak muda itu tetap bergeming! Malah, ia labrak si iblis itu
untuk duel. Iya, berantem sampe guling-gulingan di tanah. Singkat cerita, iblis
KO,dan terkapar kesakitan dihajar hook kiri kanan beruntun si jagoan alim, anak
muda harapan bangsa kita itu.
Kok, bisa?
Yah, namanya aja cerita. Dengerin aja terus, ya.
“Rasakan,
iblis keparat! Jangan coba-coba ganggu hamba-hamba Allah yang lain untuk
menyembah kepada-Nya.”
“Ampun,
ampuuunn anak muda. Saya, saya……….hadduuuuhhhh, ngaku kalah, deh.”
Si anak
muda itu tersenyum puas. Ia lalu bersiap untuk berjalan lagi. Tapi, dasar
iblis, saat itulah dia ngeliat satu peluang.
“Eh, tunggu
dulu anak muda. Tunggu dulu, tunggu……’
Langkah
anak muda itu terhenti.
“Ada apa lagi, hai musuh
Allah?”
“Begini.
Maaf, saya bener-bener kagum sama kemampuan anda mengalahkan saya. Jadi,
sebagai tanda hormat saya, maka mulai malam nanti, dibalik alas tidur anda,
bakal ada uang satu koin emas setiap malam.”
Usai
mengucapkan kata-kata itu, iblis pun menghilang. Anak muda ini sampe bengong.
Apa iya kata-kata si iblis biang tipu itu benaran? Mula-mula, si anak muda itu
berusaha cuek. Sambil jalan, dia berusaha nggak mikirin tuh janji si iblis. Dia
pikir Cuma gombal.
Tapi, anak
muda itu diam-diam jadi penasaran juga. Esok paginya, waktu dia terbangun dari
tidurnya, pelan-pelan dia berbalik dan membalik alas tidurnya. Koin emas nampak
kinclong, menyilaukan matanya. Wah, si iblis bener, lho!
Begitulah,
esok paginya ia kembali melakukan hal yang sama, dan lagi-lagi ia menemukan
uang 1 dinar. Lusa, kembali kemilau uang emas satu butir membuat hatinya
berbinar-binar.
Tapi,
keesokkan harinya, lho, mana dia nih, uang logam yang dijanjikan? Uh, anak muda
itu dongkol. Geram karena merasa tertipu, pagi itu juga ia kembali menyantroni
iblis di pohon besar itu. Berteriak-teriak, dipanggilnya si iblis untuk
berduel. Kembali keduanya berduel dengan serunya. Tapi kali ini giliran si anak
muda itu yang terkapar.
Sambil
meringis menahan sakit, si anak muda itu bertanya,
“Why,
iblis, why? Pertama kali, saya bisa menang sama kamu. Sekarang, kenapa kamu
yang bisa menang? Belajar di mana kamu, heh?”
Iblis
tertawa terbahak-bahak.
“Hoa, ha,
ha, ha! Siapa yang belajar? Kamu dikalahin sama nafsu kamu sendiri! Kali
pertama kamu bisa menang, karena kamu ikhlas mengalahkan saya Karena Allah SWT.
Saat itukan, karena kamu marah sama saya gara-gara manusia meminta tolong dan
beribadat bukan karena Allah SWT, melainkan tapi sama saya. Tapi yang sekarang,
kamu marah bukan lagi karena Allah, tapi karena uang logam emas yang saya
janjikan, nggak bisa lagi kamu dapatkan! Saat itu, mengalahkan kamu bukan lagi
persoalan! Hoa, ha, ha, ha, ha iblis tertawa kayak mbah surip.
Nah, kisah
ini bisa jadi Cuma anekdot. Tapi juga nunjukkin kekuatan rasa ikhlas. Saat kita
ikhlas karena Allah, mengalahkan godaan setan lebih gampang, kok! Tapi begitu
kita kurang ikhlas, yang ada kita malah “dimakan” sama itu setan!
Jadi…hati-hati
aja lah, ya?
Maha benar
Allah SWT, yang udah berfirman tentang kekuatan iblis dan konco-konconya:
Iblis
berkata : Ya, tuhan, oleh sebab engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti
aku akan menjadikan mereka memandang baik di muka bumi, dan pasti aku akan
menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas di antara
mereka…”
Jujur bikin elo pada mujur
Kalo ada kejujuran yang sampai bisa bikin bandit-bandit pada preman sangar
Bin kejam pada tobat, contohnya ya kejujurannya Syekh Abdul Qodir Jaylani saat anak-anak.
Bila kita menyebut nama beliau, sebenarnya kita sedang menyebut nama seorang figur yang kondang sebagai seorang ahli sufi dan ahli hikmah dengan ribuan murid, dan beliau adalah seorang pendiri perkumpulan Thariqah Qadiriyah. Beliau hidup pada saat kejayaan di Baghdad, dan sejak kecil beliau memang sudah dikenal sebagai anak yang baik, rajin dan tekun beribadah. Yang membuat beliau seperti itu adalah tidak lain adalah karena peranan ibunya.
Begitulah. Karena memang selalu haus akan ilmu, suatu hari sang ibu berniat melepas Abdul Qadir remaja untuk menuntut ilmu. Perjalanan ini bukan main-main, karena harus melintasi padang pasir dan medan yang berbahaya. Namun dengan keteguhan hatinya, Abdul Qadir kecil cuek aja. Bagi dia, Allah SWT-lah yang akan menjadi teman dalam perjalanannya. Jadi, urusan yang lain-lain sih, “emang gue pikirin’, Gitu kali piker si Abdul Qadir.
Bekal sudah dimuatkan di punggung seekor unta, dan Abdul Qadirpun pamit untuk berangkat. Ia mencium tangan ibunya dengan takzim. Lantas, saya membayangkan terjadi dialog kayak gini antara si Abdul Qadir dan ibunya
“Anakku sayang”, kata si ibu lembut, “ibu titip uang sebesar 40 dinar ya…., untuk bekal kamu dalam perjalanan”.
“Asyik, makasih ya bu. Ibu baik banget banget”, sahut Abdul Qadir dengan gembira sembari memeluk ibunya. Jelas aja si Abdul Qadir girang banget, karena uang 40 dinar itu kagak dikit boss, gede banget lho.
“Oya dir, ibu mau ingatkan kamu satu hal ya”, lanjut ibunya sambil mengusap kepala Abdul Qadir.
“Apapun yang terjadi, ibu minta kamu tetap jujur, ya…”
“Oh, itu? ‘Jujur’ bukannya itu lagu yang sedang hits, yang dibawakan oleh radja bu?
“Hush! Itukan lagu abad 21. sekarang baru abad berapa? Ah, kok jadi ngelantur gini sih. Maksud ibu, jujurlah pada siapapun yang kamu temui ya, nak? Jangan bohong, ya!
Abdul Qadir mengangguk mantap. Akhirnya ia pun berangkat, dilepas oleh seluruh penduduk desanya.
Malampun tiba, Dan sampailah Abdul Qadir di sebuah kawasan hutan yang gelap dan seram. Sebetulnya, ini kawasan angker yang selalu membuat bulu kuduk kafilah-kafilah manapun bakal berdiri saat melewatinya. Bukan apa-apa, karena di sana berdiam segerombolan penjahat yang terkenal kejam dan sadis. Bru aja masuk, udah pasti langsung diincer.
Bisa ditebak kalo kebanyakkan kafilah lebih memilih berhenti ketimbang musti terus melewatinya. Itu sebabnya, begitu melihat ada seorang musafir yang dengan santainya melenggang seorang diri, kepala bandit itu heran.
“Gila banget! Siapa orang ini? Apa di kagak tahu siapa gue?”
Akhirnya mereka melompat dan menghadang Abdul Qadir.
“Berhenti!”
Abdul Qadir berhenti dan menatap tenang pada gerombolan preman hutan yang sangar-sangar itu. Boro-boro menggigil ketakutan, yang ada malah ia menatap satu persatu para preman yang berbaris di depannya. Dilihatin kayak gitu, giliran para preman itu yang melongo. Mereka sama sekali kagak terfikir bahwa yang duduk di punggung unta ini adalah seorang anak kecil.
“Hey, anak kecil. Ngapain kamu malam-malam di sini?.
Apa kamu kagak tahu, lewat daerah siapa ini, hah!”
“Ah, saya Cuma musafir biasa. Bapak-bapak ini siapa? Mau apa, pak?”
“Kami mau uang, pokoknya apa aja yang kamu bawa serahkan semua pada kami! Atau nyawa kamu jadi tukerannya! Bawa apa kamu, ha?!”
“Oh, saya Cuma bawa 40 dinar pemberian ibu saya nih, ambil aja!”
Lagi-lagi si kepala rampok bingung nggak ketulungan. Kok, ada ya korban yang ngaku begini? Apalagi, saat ia bengong, Abdul Qadir sendiri yang menyodorkan kantung berisi uang 40 dinar pemberian ibunya.
Tanpa sadar, si kepala rampok menghitung uang yang asa di kantung itu. Astaga, benar 40 dinar. Tambah bingunglah si kepala rampok.
“Hai anak, kenapa kamu lakukan ini? Kenapa kamu jujur begini?” tanyanya penuh keheranan. Sikap garangnya luluh seketika.
“Ah, saya hanya mengikuti pesan ibu saya aja. Ibu bilang untuk selalu jujur, terhadap siapapun,” jawab Abdul Qadir tenaang.
Mendengar hal itu, sang kepala rampok menangis tersedu-sedu. Kita nggak tahu, apakah ia tersentuh oleh kejujuran Abdul Qadir, atau ia merasa terharu karena merasa dihormati oleh kejujurannya itu, atau bisa aja karena kedua-duanya.
Ya, bagi seseorang yang bersifat keras dan kasar seperti para preman itu, kepolosan dan kejujuran Abdul Qadir boleh jadi kayak air segar di tengah padang pasir. Yang jelas, dikisahkan kepala rampok bersama gerombolannya bertaubat malam itu juga gara-gara kejujuran Abdul Qadir Jailani.
Jadi, sikap jujur pada saat yang tepat bisa membawa keberuntungan. So, ketimbang suka bohong, lebih baik kita jujur aja! Berbohong itu, selain dosa, bisa membuat kita capek dan melelahkan, juga menyiksa.
Iya dong, namanya juga bohong, artinya kita akan selalu dipaksa untuk mengingat terus hal-hal yang kita bohongkan itu. Misalnya, kita malu ‘Cuma” punya orang tua yang kerjanya hanya sebagai kuli bangunan, lalu kemana-mana kita selalu ngaku bahwa orang tua kita itu bekerja di perkantoran. Uh, buat inget-inget itu aja udah makan energi banget lho!
Meski kata orang, sekarang ini susah buat jujur, tapi itu pandangan yang terlalu pesimis. Kejujuran, nanti kita bakal tahu sendiri, akan menyentuh banyak orang, dan ujung-ujungnya kita yang akan beruntung.
Allah juga tambah sayang, dan begitu Allah bertambah sayang sama kita, maka Dia akan menggerakkan hati manusia untuk juga sayang sama kita. Ya iyalah, Zaman kayak gini, nilai tambah seseorang untuk masuk dunia kerja justru karena kejujurannya. Memang ada sih, yang dengan modal culas dan licik bisa maju, tapi, mau berapa lama?
Saat ini, bukti-buktinya makin menunjukkan kalo jadi orang jujur dan professional justru makin dicari. Ada sebuah informasi, ada seorang konsultan pajak yang membangun bisnisnya, gara-gara kepercayaan orang bule yang terkesan dengan kejujurannya. Saat konsultan pajak lain cenderung menipu dan ngibul, dia justru memberi uang kembalian. Terang aja si bule yang jadi kliennya kaget. Lama-lama, banyak urusan diserahkan sama dia, dan jadilah bisnisnya berkembang sampai sekarang.
Jadi, pilih mana, JUJUR atau CURANG? Jujur aja deh. Hati lebih tenang, hidup bakal lebih asyik. DI JAMIN!
Barangsiapa menjaga shalatnya, niscaya Allah akan
memuliakannya dengan lima perkara: (1). Dihilangkan
kesempitan hidupnya; (2). Diselamatkan dari adzab kubur;
(3). Diberikan catatan amal melalui tangan kanannya;
(4). Melintasi shirat secepat kilat; (5). Masuk syurga tanpa hisab”.
Dan barangsiapa melalaikan shalat, Allah akan menyiksanya
dengan lima belas adzab. Lima adzab di dunia, tiga adzab ketika mati, tiga adzab di dalam kubur, dan tiga adzab pada saat kebangkitan. Lima adzab ketika di dunia yaitu, (1). Dicabut keberkahan ilmunya; (2). Terhapus cirri-ciri keshalihan di wajahnya; (3). Seluruh amal perbuatannya tidak diberi pahala oleh Allah; (4). Do’anya tidak diangkat ke langit; (5). Tidak mendapat bagian dari do’a-do’a orang yang shalih. Dan tiga siksa pada saat kematian: (1). Mati dalam kehinaan; (2). Mati dalam kelaparan; (3). Mati dalam kehausan, walau diminumkan air lautan di dunia ini, tidak akan menghilangkan rasa hausnya. Dan tiga siksa di dalam kubur: (1). Dihimpit oleh kuburnya sehingga tulang rusuk kiri dan kanannya saling bersilang; (2). Dinyalakan api di dalam kuburnya; (3). Allah akan memasukkan ular berbisa bernama Syuja’ul-Aqra’ ke dalam kuburnya, yang kedua matanya memancarkan api, dan kukunya dari besi yang panjang setiap kukunya sepanjang sehari perjalanan. Ular itu akan memekik kepadanya dengan suara seperti halilintar yang menyambar,” Aku adalah Syuja’ul-Aqra. Tuhanku telah menyuruhku agar memukulmu karena kamu telah melalaikan shalat shubuh hingga terbit matahari; karena kamu telah malalaikan shalat shalat dzuhur hingga ashar; karena kamu telah melalaikan shalat ashar hingga maghrib; karena kamu telah melalaikan shalat maghrib hingga isya; karena kamu telah melalaikan shalat isya hingga shubuh!”. Setiap pukulan akan membenamkannya ke tanah sedalam tujuh puluh hasta, si mayat akan terus disiksa seperti ini dalam kuburnya sampai hari kiamat. (Semoga Allah menjauhkan kita dari adzab kubur). Dan tiga siksaan pada hari kebangkitan, yaitu: (1). Dihisab dengan sangat berat; (2). Dimurkai oleh Allah; (3). Dilemparkan ke dalam neraka. Riwayat lain juga menyebutkan barangsiapa yang melalaikan shalat, ia akan datang pada hari kiamat dan tertulis di wajahnya tiga baris tulisan, yaitu: baris pertama: wahai orang yang menyia-nyiakan hak Allah. Baris kedua: wahai orang yang dimurkai Allah. Baris ketiga: sebagaimana kamu telah menyia-nyiakan hak Allah di dunia, maka pada hari ini kamu berputus asa dari rahmat Allah. (dalam kitab Az-Zawajir).
Ini pelajaran but kita semua, khususnya buat aku yang bandel ini
SEMOGA BERMANFAAT…
Dalam menafsirkan Al-Qur’an,
diperlukan keahlian d
alam lima belas bidang Ilmu. Berikut ini adalah
ringkasan kelima belas bidang
ilmu tersebut,
semata-mata agar diketahui bahwa
tidak mudah
setiap orang dapat memahami makna
batin
Al-Qur’an. Namun juga, kita perlu
untuk
mempelajari isi Al-Qur’an
tersebut, karena Ibnu
Mas’ud berkata,”jika kita ingin
memperoleh ilmu,
pikirkanlah dan renungkanlah
makna-makna
Al-Qur’an, karena di dalamnya
terkandung ilmu orang-orang dahulu dan sekarang”. Jangan seperti zaman kita
sekarang. Hanya bermodalkan tahu bahasa arab, bahkan sekedar melihat
terjemahannya saja, orang berani berpendapat tentang Al-Qur’an.
Berikut Ilmu tentang Al-Qur’an:
Ilmu
Lughat (filologi), yaitu ilmu untuk mengetahui arti setiap kata Al-Qur’an.
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, ia tidak layak
berkomentar tentang ayat-ayat Al-Qur’an tanpa mengetahui Ilmu Lughat ini”.
Sedikit pengetahuan tentang ilmu lughat tidaklah cukup karena kadangkala satu
kata mengandung berbagai arti. Jika hanya mengetahui satu atau dua arti,
tidaklah cukup. Dapat terjadi, yang dimaksud kata tersebut adalah arti
yang berbeda;
Ilmu
Nahwu (tata bahasa), Sangat penting mengetahui ilmu nahwu, karena sedikit
saja I’rab (bacaan akhir kata) berubah, akan mengubah arti kata tersebut.
Sedangkan pengetahuan tentang I’rab hanya didapat dalam ilmu nahwu;
Ilmu
Sharaf (perubahan bentuk kata). Mengetahui ilmu sharaf sangat penting,
karena perubahan sedikit bentuk suatu kata akan mengubah maknanya. Ibnu
Faris berkata, “jika seseorang tidak mendapatkan ilmu sharaf, berarti ia
telah kehilangan banyak sekali ilmu yang tidak ia ketahui”.
Ilmu
Isytiqaq (akar kata). Mengetahui ilmu ini sangatlah penting. Dengan ilmu
tersebut dapat diketahui asal-usul kata. Ada beberapa kata yang berasal dari dua
kata yang berbeda, sehingga berbeda makna. Seperti kata ‘masih’ berasal
dari kata ‘masah’ yang artinya menyentuh atau menggerakan tangan yang
basah ke atas, atau juga berasal dari kata ‘masahat’ yang berarti ukuran;
Ilmu
Ma’ani (susunan). Ilmu ini sangat penting diketahui. Dengan ilmu ini,
susunan kalimat dapat diketahui dengan melihat maknanya;
Ilmu
Bayaan. Yakni ilmu yang mempelajari makna kata yang Zhahir dan yang
tersembunyi, juga yang mempelajari kiasan serta pemisalan kata;
Ilmu
Badi’, yakni ilmu yang mempelajari keindahan bahasa. Ketiga bidang ilmu di
atas juga disebut sebagai cabang ilmu balaghah, yang sangat penting
dimiliki oleh para ahli tafsir. Al-Qur’an adalah mukjizat yang agung.
Dengan ilmu-ilmu di atas, kemukjizatan Al-Qur’an dapat di ketahui;
Ilmu
Qira’at, Ilmu ini sangat penting dipelajari, karena perbedaan bacaan dapat
mengubah makna ayat. Ilmu ini membantu menentukan makna paling tepat
diantara makna-makna suatu kata;
Ilmu
Aqa’id. Ilmu ini sangat penting dipelajari, ilmu ini mempelajari
dasar-dasar keimanan. Kadangkala ada satu ayat yang arti zhahirnya tidak
mungkin diperuntukan bagi Allah SWT. Untuk memahaminya diperlukan takwil
ayat itu;
Ilmu
Ushul Fiqih. Mempelajari ilmu ushul fiqih sangat penting. Dengan ilmu ini
dapat diambil dalil serta penggalian hokum suatu ayat;
Ilmu
Asbabun-Nuzul. Ilmu untuk mengetahui sebab-sebab turunnya ayat Al-Qur’an.
Dengan mengetahui sebab-sebabnya, kadangkala maksud suatu ayat bergantung
pada pengetahuan tentang asbabun-nuzul;
Ilmu
Nasikh Mansukh. Dengan ilmu ini dapat dipelajari suatu hokum yang sudah
dihapus dan hukum yang masih berlaku;
Ilmu
Fiqih. Ilmu ini sangat penting dipelajari. Dengan menguasai hokum-hukum
yang rinci akan mudah mengetahui hokum global;
Ilmu
Hadits. Ilmu untuk mengetahui hadits-hadits yang menafsirkan ayat-ayat
Al-Qur’an;
Ilmu
Wahbi. Ilmu khusus yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang istimewa.
Rasulullah bersabda: “Barangsiapa mengamalkan apa yang ia ketahui, maka
Allah akan memberikan kepadanya ilmu yang tidak ia ketahui”.
Ilmu-ilmu yang telah diterangkan
di atas adalah alat bagi para mufassir Al-Qur’an.
Seseorang yang tidak memiliki ilmu-ilmu tersebut, lalu
menafsirkan Al-Qur’an, berarti ia telah menafsirkannya menurut pendapatnya
sendiri, dan hal itu telah dilarang dalam beberapa hadits.
Tertulis
dalam Kimiaus-Sa’adah, bahwa ada tiga orang yang tidak akan mampu menafsirkan
Al-Qur’an: (1). Orang yang tidak memahami bahasa arab; (2). Pelaku dosa besar
atau ahli Bid’ah, yang dengan perbuatannya itu menjadikan hatinya gelap dan
menutupi pemahamannya terhadap Al-Qur’an ; (3). Orang yang dalam akidahnya
hanya mengakui makna zhahir nash.
Bila kamu
mencintai seseorang….walaupun kamu merasa orang itu sulit untuk kamu raih dan
kamu dapatkan cintanya?! Kamu harus memiliki keyakinan “GAK ADA HAL YANG NGGAK
MUNGKIN DI DUNIA INI”. Aku berani bicara seperti ini, karena aku udah mengalaminya,
aku Zahra perempuan sederhana dari keluarga yang bisa dibilang brokenhome. Heri
Putra, nama seorang pria yang sekarang telah menjadi pacar aku selama 2 tahun
ini. Pria tampan yang baik hari, alim, pinter…pokoknya bener-bener idaman
setiap wanita….aku mau berbagi cerita nih…buat kalian dari awal kami jadian (8
Oktober 2007) ampek sekarang. Ya.mudah-mudahan bermanfaat buat kalian, pesan
aku buat kalian para wanita yang sederhana jangan pernah takut untuk
mendapatkan cinta dari seorang pria….okey….check it out! He182x……….
Januari
2007
Aku ini
anak dari keluarga brokenhome. Ayah dan ibuku telah berpisah, aku sendiri gak
tau kenapa mereka berpisah. Ayahku pergi, dan ibuku bekerja sebagai TKI di
Malaysia, mulanya aku gak rela ibuku pergi dan bekerja sebagai TKI di sana,
tapi dia pergi demi kami anaknya, karena dia merasa gak sanggup menafkahkan
kami anaknya. Sekarang dia masih sebagai TKI di sana, dengan mengirim uang tiap
bulan kepadaku, kebetulan waktu itu aku belum mendapat pekerjaan, hanya bekerja
menjaga anak bayi atau dibilang baby sitterlah yang gajinya gak seberapa,
karena saat ibuku pergi terpaksa aku putus sekolah padahal aku termasuk anak
berprestasi di sekolah dulu, tapi mau gimana lagi, keadaan ini harus aku
terima. Irsadi, seorang kakak kelas aku yang peduli banget dengan keadaan aku
saat di sekolah dulu, tapi saat aku putus sekolah, aku gak pernah ketemu lagi
dengan dia. Saat-saat itu aku memang banyak banget diterpa masalah, aku mencoba
mendekatkan diri kepada Allah SWT, udah lama banget aku gak pernah beribadah.
Selalu pergi ke Masjid untuk shalat, mungkin itulah cara aku untuk mendekatkan
diri lagi kepada Allah, mengikuti organisasi Islam di masjid tempat aku tinggal
dan masih banyak lagi cara aku untuk mencoba meringan masalah aku ini.
Awal aku
ikut organisasi islam di tempat aku, aku sungguh kagum oleh ketuanya yaitu Heri
Putra, tapi ya cuma sekedar kagum aja gak lebih, itu awalnya. Aku cuma bisa
ngobrol secukupnya aja dengan dia itupun disaat perkumpulan, karena dia pendiem
banget super cuek ma yang namanya cewek, mau bicara saat ada yang ngajak bicara
aja pokoknya nyebelin bangetlah. Saat itu aku punya temen yaitu Lidya, atik dan
aku. Kebetulan Lidya temen aku suka dengan Heri, dia suka curhat dengan aku.
Tapi emang dasar heri super cuek banget ma yang namanya wanita, jujur aku juga
memiliki rasa suka dengan dengan Heri tapi aku emang gak mau cerita aja ma
Lidya, ya….mencoba menjaga perasaan sahabat aku aja.
Pernah
waktu itu malam hari, selepas shalat isya seperti biasa dia duduk-duduk dulu di
masjid sendirian gak tau ntah apa yang dilakukannya, emang selalu begitu
kegiatannya gak pernah langsung pulang ke rumah. Sekitar ya..mungkin setengah
jam kemudian, dia pulang dan kebetulan waktu itu Lidya menyuruh aku ke
rumahnya, aku jalan dengan begitu cepatnya dan nyamperin Heri dengan gaya
bicara aku yang marah banget dengan dia, karena ya itu sebabnya dia gak mau
merespon cinta sahabat aku. “AKU BENCI BANGET MA KAMU!” kira2 seperti itulah
aku marah2 ma dia,mungkin heri juga bingung knapa aku marahin dia, aku sendiri
juga bingung knapa aku bisa seperti itu.
Sekitar 4
bulan kemudian, aku gak pernah lagi gabung dengan sahabat2 aku, karena saat itu
kami sibuk dengan pekerjaan kami, untuk ngumpul di organisasi aja kami jarang
daeng. Saat itu juga aku masih sering ke masjid, kebetulan juga Heri masih
aktif di masjid sebagai guru ngaji di sana..ya…dengan
maksud ingin deketin Heri aku juga mau coba ngajarin anak ngaji di situ di
bagian wanitanya. Seperti biasa setelah shalat Isya, kami juga berkumpul untuk
mengaji di perkumpulan remaja, Heri juga lho yang ngajar, aku seneng banget.
Gak lama setelah mengaji, kami sering berkumpul juga bicarakan hal yang penting
gitu, aku ambil aja kesempatan ini untuk bicara dengan Heri, seperti biasa dia
masih aja nyebelin, gak mau senyum apalagi ketawa. Tapi aku heran sama dia,
sama teman lelaki dia mau ketawa lepas, tapi mau cewek amit-amit deh lihat dia.
Tapi gak lama kemudian, aku sering ngobrol2 juga ma heri ya seperti teman
lainnya….tapi sifat nyebelinnya itu emang gak pernah hilang.
Lama-kelamaan,
rasa cinta ini tumbuh dalam hati aku untuk heri, aku selalu mikirin dia, tapi
aku selalu melawan perasaan ini dan menutup rapat2 rasa sayang ini. Karena aku
tau aku gak pantes untuk dia….apalagi saat itu dia sedang dekat ma seorang
cewek yang bernama Echa, karena aku merasa Echa itu adalah wanita yang menjadi
karakter Heri, jadi aku coba ikhlas aja.
Juli 2007
Seiring
waktu berlalu, aku gak tau apa yang aku rasakan? Tapi dalam pikiran aku, aku
selalu memikirkannya. Aku merasa sakit banget bila inget akan dirinya, sakit
banget rasanya bila perasaan ini harus aku pendam terus. “ya allah bantulah aku
untuk menghilangkan rasa cintaku terhadap heri ini, karena semakin aku
mencintai dia semakin sakit hatiku” kataku dalam hati.
4 Juli 2007
pukul 02:00 dini hari
Aku yang
enak-enakan tidur, tiba-tiba HPku berbunyi suara sms dari seseorang yang gak
tau siapa, gini isinya :
“Asslm. Met
Ultah yah..semoga Allah selalu memberikan kamu kebahagiaan, panjang umur
yah….dari temanmu”
Aku selalu
bertanya dalam hati, “siapa ya yang mengirimkan sms itu, kenapa dia bisa tau
ultah aku……”. Tapi beberapa hari kemudian aku baru nyadar bahwa Herilah yang
telah mengirimkan sms ucapan ultah itu. Dan saat itu juga aku mencari informasi
tentang tanggal kelahiran Heri, mulai dari Tanya sepupu sampai teman-temannya,
akhirnya aku dapat juga informasi itu.
6 Juli 2007
Pagi itu
aku menemui Heri di Masjid sekitar pukul 09:00,”Heri, aku mau kasih sesuatu nih
ma kamu, ambil ya..aku letakkan di teras Masjid” langsung aku lari ke rumahku,
karena malu. Aku waktu itu ngasih sajadah ma Heri, biar dia selalu inget aku
saat dia shalat…duh…mengharap kali ya….
11 Juli
2007
Malam itu
ada perkumpulan organisasi remaja di masjid, entah kenapa tiba-tiba Heri
mendekati aku.
“Assalamu’alaikum”
ucap Heri
“Wa’alaikumsalam”
jawabku
“Zha, besok
ada acara gak?”
“nggak,
kenapa Her?” tanyaku
“eh….aku
pengen pergi cari buku, kamu mau ikut nggak?
“hah…kamu
ngajak aku?” tanyaku dengan heran.
“Iya…knapa
kamu nggak mau ya…”Tanya Heri
“aku mau
Her, mau banget”
“ya
udah..kalo gitu besok aku tunggu kamu di masjid ya jam 10 pagi”
Duh..aku
seneng banget mau diajak jalan-jalan ma Heri. Aku pake baju apa ya….bingung
nih…?
Keesokan
harinya……
Akhirnya
tepat pukul 10 pagi aku dan Heri dah ketemu di tempat yang udah ditentukan
Heri, lalu kamipun pergi….”duh…senengnya…”ucapku dalam hati
Sambil
jalan akupun mulai basa basi ma Heri yang pendiem itu.
“Aku telat
ya tadi?” tanyaku
“Nggak kok”
jawab Heri
Beberapa menit kemudian kami sampai tujuan, yaitu di salah
satu took buku besar di Medan,
lalu setelah ke took buku, heri mengajak aku ke USU untuk makan siang.
“Zha, kamu
da laper ya..?”Tanya Heri
“Dikit”
jawabku singkat
“Makan dulu
yuk…deket USU” ajak Heri
Waktu itu Heri memesan bakso dan aku pesan nasi goring
“Eh…zha,
kemarin kamu ultah ya…” Tanya Heri yang sedikit pura-pura
“Kamu kok
tau?” tanyaku. Tapi dia hanya tersenyum simpul
Waktu
menjelang sore, akhirnya kami pulang dan Heri mengantarku ke rumah.Sebelum iya
pulang, kamipun ngobrol sedikit
“Ri,
makasih ya buat hari ini, aku seneng banget”
“Iya
sama-sama, aku juga seneng kok”.
Hari itu memang nggak akan pernah aku lupakan.
16 Juli
2007
Pagi-pagi
buta Bibi aku yang tinggal di Binjai menelpon aku, katanya esok hari aku harus
tinggal di rumahnya untuk melanjutkan sekolahku yang sempat tertunda. Perasaan
senang dan sedih bercampur menjadi satu, aku seneng bila harus sekolah lagi,
tapi aku juga sedih banget…apa aku sedih karena….?
Sementara
di rumah Heri
Waktu itu
saat Heri selesai shalat Dhuha di masjid, sampai di rumah HP nya berbunyi, iya
menerima sms dari aku.
‘Heri,
temui aku besok di masjid pagi-pagi ya…”
Keesokan
harinya….
Aku waktu
itu udah tungguin Heri hampir ½ jam lamanya di masjid, tapi Heri nggak datang
jua. Tapi 15 menit kemudian Heri ternyata datang.
‘Maaf
ya..aku telat” ucap Heri
“Ada apa Zha….’ Ucap Heri
“Aku hari
ini harus harus pergi!” jawabku sedih
“Pergi
kemana?” Tanya Heri
“Aku mau ke
rumah bibi aku di Binjai, dan aku harus tinggal disana” jawabku
“Kenapa?
Mau ngapain disana” Tanya Heri
“Aku mau
lanjuti sekolah aku di sana”
jawabku
‘ Kenapa
harus disana, tinggal disini aja kenapa?”
“ Nggak
bisa, aku harus tinggal di sana disuruh mama,
bibi aku yang biayai aku, jadi mau nggak mau aku harus tinggal di sana”
Lalu aku
memberikan sebuah bungkusan kepada Heri
“Apa ini
zha?” Tanya Heri
“Buka aja
ini ada sajadah dan komik. Sajadah ini aku kasih agar setiap kamu shalat, kamu
bisa inget aku, dan komik ini adalah komik kesayangan aku. Lok kamu kangen dan
sedih baca aja komik ini, semoga kamu bisa seneng lagi saat inget aku” kataku
dengan sedikit menangis. Kemudian aku pergi meninggalkannya, tapi Heri diem aja
nggak ada manggil aku, lalu aku pulang ke rumah untuk mengemasi barang-barang
bawaan aku. Lalu…..”tit…tit….tit…” suara HPku berbunyi, ternyata sms dari Heri.
“Aku tunggu kamu di masjid sekarang”. Lalu aku temui Heri di masjid.
“Ini buat
kamu,….kamu hati-hati ya…disana jaga diri kamu baik-baik…sampai sana telephone aku ya….”
Ucap Heri dengan penuh haru.
Aku hanya
mengangguk dan langsung naik sepeda motor pamanku. Tanpa sadar air mataku
keluar tanpa henti. Aku nggak tahu kenapa bisa seperti ini. Beberapa jam
kemudian aku sampai di rumah bibi aku. Sesampainya disana, aku langsung ke
kamar yang udah disediakan bibi aku, lalu aku berbaring sembari membuka
bingkisan yang diberikan Heri tadi. Ternyata Heri memberikan sebuah baju dan
selembar surat…..
Sementara
itu………
Heri hanya
termenung, dia nggak tahu apa yang terjadi padanya.
“Ya Allah,
kenapa aku begini? Kenapa aku takut kehilangan Zahra? Kenapa aku sedih
ditinggal olehnya? Ya Allah……kenapa aku ini? Apa aku mulai mencintainya? Ya
Allah…..bantulah aku! Zahra….aku sayang kamu” ucap Heri dalam hati. Tanpa sadar
air mata Heripun jatuh.
Sementara
aku….
Aku
beristirahat di kamar yang telah disediakan bibi aku, baju yang diberikan Heri
terus aku peluk erat. Baju ini adalah baju kesukaan aku, karena baju ini adalah
baju muslimah pertama aku, karena dari dulu aku emang nggak pernah suka baju
yang terlalu besar dan tertutup seperti baju-baju muslimah ini. Tapi sejak aku
kenal dan dekat dengan Heri Alhamdulillah aku berubah. Sembari memeluk baju
yang diberikan Heri, aku juga membaca surat
darinya…..
“Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Saatku
kehilanganmu, aku baru menyadari
Betapa berartinya kehadiranmu
dalam hidupku.
Saatku kehilanganmu, aku
menyadari
Betapa aku tidak pernah pedulikan
cintamu.
Sahabat, kamu tetap sahabatku
Zha, sungguh aku takut banget
kehilanganmu.
Saat kamu kembali nanti berjanjilah
jangan pernah berubah.
Semoga Allah meridhaimu.
Aku sayang kamu.
Heri
Putra^_^
“Aku juga sayang kamu Ri…..aku
juga sayang kamu, sayang banget” ucapku dalam hati.
………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
Beberapa
hari kemudian, aku mulai memasuki sekolah yang baru. Rasanya bosen banget.
“Duh….aku kangen banget ma Heri, tapi HP ku rusak. Oya…aku ke Wartel aja”
celetuk aku.
Akupun
pergi ke wartel dan menelphone Heri
“Hallo….Assalamu’alaikum.”
kata Heri
“Wa’alaikumsalam…hai
Heri!”balasku
“Ini Zahra
ya…?”ucap Heri senang
“Iya, kamu
kok tau!”kataku heran
“Zha, aku
kangen banget ma kamu!” kata Heri
‘Apa!
Kangen?” Kataku dengan sedikit heran dengan ucapannya itu.
Kamipun
cerita panjang lebar di telpon iyu, duh…rasanya seneng banget.
Bebeerapa
bulan ini kami memang bisa bicara lewat telpon aja, lumayanlah bisa sedikit
mengurangi rasa kangen aku dengan Heri.
Oktober
2007
Bulan itu
adalah bulan ramadhan dan akan dekat lebaran idul fitri. Aku pulang ke rumah
menemui adik-adikku yang masih tinggal dengan bibi aku yang rumahnya tidak jauh
dari rumah Heri.
Ya..walaupun
aku Cuma seminggu disini, setidaknya aku seneng bisa bertemu Heri untuk melepas
rasa rindu aku.
8 Oktober
2007
Lebaran
sudah berlalu. Tepat tanggal 8 Oktober 2007, Aku dan Heri pergi jalan-jalan ke
taman kota.
Rasanya seneng banget
“Kamu apa
kabar Zha?’ Tanya Heri
“Baik”
jawabku singkat
“Aku kangen
sama kamu Zha?”ucap Heri
‘A……a…..a…aku
juga Her”ucapku dengan sedikit malu
Waktu itu
aku seneng banget bisa jalan-jalan dengan Heri lagi. Tapi aku heran udah hampir
6 bulan kami deket, kenapa Heri nggak pernah ungkapkan rasa cintanya ya….ma
aku.
Malam
Harinya…
Waktu itu
aku selesai Shalat Isya..ternyata ada sms dari Heri
“Zha, aku
sayang kamu”kata Heri
“Maksud
kamu” balasku
“Aku mau
jadi pacar kamu” kata Heri
“Maksud
kamu kita jadian”kataku
‘Iya
Zha”kata Heri
Dan kamipun
sepakat bahwa tanggal 8 Oktober 2007 adalah hari jadian kai…duh…senengnya…
14 Oktober
2007
“Her, hari
ini aku harus kembali” ujarku
“Kamu
hati-hati ya…Zha…Inget sekarang kamu udah jadi pacar aku. Jadi jaga komitmen
kita ya!’pesan Heri
“Iya,
sayang”ucapku
“Janji”kata
Heri
Lalu akupun pergi dan kali ini aku pergi dengan penuh
kegembiraan…ya..walau jauh di mata tapi deket di hati…I LOVE U HERI.
Juli 2008
Akhirnya
aku tamat juga sekolah dan akhirnya aku bisa kembali lagi ke rumah bibiku yang
dulu, yang rumahnya tidak jauh dari rumah Heri, dan aku bisa ketemu terus
dengan Heri.
Aku seneng
banget punya pacar seperti Heri, SENENG BANGET.
4 Juli 2008
Hari ini
ultahku yang aku yang ke-18. Aku ngadain pesta kecil-kecilan di rumah, hanya
mengundang saudara, temen-temen dan yang pastinya Heri Putra.
“Happy
b’day to u…..happy b’day to u….happy b’day….happy b’day….
Lalu aku memberikan potongan kue pertama, tadinya mau aku
kasih ibu aku dulu, tapi beliau nggak ada, ya kasih bibi aku dulu, baru aku
kasih Heri deh….
“Terima
kasih ya buat pacarku yang paling aku sayang , Zahra. Aku sayang banget sama
kamu Zha. Aku nggak mau kehilangan kamu. Kamu begitu berarti buat aku. Aku
sayang kamu!” ujar Heri dalam acara itu.
Dan
teman-teman kami pada nyorakin kami.
“Duh….so sweet…”
ujar Wike.
“Ngiri
ya…..”balasku.
Dan kami semua begitu menikmati acara tersebut.
Senengnya………………
Agustus
2008
Setiap
hubungan pasti ada masalah. Kali ini yang kami hadapi berat banget. Hampir
sebulan ini Heri dekat lagi dengan gurunya sewaktu SMP dulu.
Setelah
hampir sebulan ini Heri berubah, telpon aku jarang dan smspun jarang dibales.
Aku merasa cemburu banget dengan gurunya itu, tapi Heri selalu meyakinkan aku
bahwa bahwa dia hanya mencintai aku, karena Heri nggak mungkin mencintai
gurunya tersebut. Karena guru tersebut sudah bersuami dan memiliki 3 orang
anak. Heri dekat dengan ibu tersebut, karena sejak SMP dulu dia sudah
menganggap guru tersebut adalah ibunya sendiri.
Suatu hari
Heri ingin memperkenalkan guru tersebut denganku, untuk meyakinkan aku bahwa
Heri dan guru tersebut tidak ada hubungan apa-apa.
Lalu aku
datang ke rumah Heri, aku dan kak Yuli (kakak kandung Heri) menyiapkan makanan
untuk gurunya tersebut.
Jam satu
siang gurunya sampai juga ke rumah Heri, lalu gurunya tersebut masuk dan aku
menyuguhkan makanan dan minuman yang telah dibuat.
Awalnya sih
biasa aja, tapi aku sebel karena Heri nggak mengenalkan aku dengan gurunya
tersebut bahwa aku ini pacarnya.
Gurunya dan
Heri terlihat akrab banget. Aku cemburu, aku sebel, aku marah! Tapi aku coba
bertahan dan akhirnya aku nggak tahan juga. Walau aku tahu Heri nggak mungkin
nyakitin aku. Aku harus percaya sama Heri, tapi aku wanita wajarlah kalau aku
cemburu dengan pacarku sendiri.
“Ri, aku
mau pulang!” kataku dengan sedikit marah.
Tapi Heri tidak berusaha mencegahku.
Sampai
rumah aku hanya bisa menangis. Kenapa Heri bisa tega banget berbuat seperti
denganku. Rasanya sakit banget waktu itu.
Malam
harinya Heri datang ke rumahku
“Ngapain
lamu dating ke rumah aku. Ngapain kamu kesini” tanyaku jutek.
“Kamu
kenapa sih Zha? Pake acara pulang aja tadi siang?kamu dewasa dikitlah Zha? Cuma
gara-gara tadi siang, kamu seperti ini ma aku?”
“Lho? Kok
jadi kamu yang marah? Kamu harus tahu dong perasaanku saat aku ngelihat kamu
dengan ibu tuh , akrab banget kamu…tapi kamu…..”
“Zha! Aku
Cuma minta kamu percaya ma aku! Itu aja! Kalo kamu pikir aku ada apa-apa dengan
ibu guru itu, kamu salah besar zha!”
“Lho! Emang
siapa yang bisa mastiin kalo kamu ada apa-apanya dengan dia!?” Mulai sekarang
aku minta putus!”
‘Apa Zha!”
kamu bilang apa Zha!?segampang itu kamu bilang putus? Asal kamu tahu Zha,
aku sayang banget ma kamu, nggak mudah
dapetin kamu Zha..!”Tapi ya udahlah kalo itu mau kamu, lok itu keputusanmu, aku
nggak mau ngemis karena cinta. Tapi, aku harap kamu fikirin dulu karena kamu
pasti bakal nyesel! Makasih Zha Assalamu’alaikum!”kata Heri
Dah
seminggu aku putus dengan Heri. Aku merasa nyesel banget, aku ngerasa
kehilangan Heri banget. Kenapa aku harus berfikiran buruk? Harusnya aku percaya
dengan Heri, harusnya aku nggak boleh egois, maafin aku Ri……” kataku dalam
hati.
Lalu, beberapa hari kemudian aku coba untuk beranikan diri
untuk menelpon Heri.
“Assalamu’alaikum.”
“Wa’alaikumsalam,
Ri bisa nggak ke rumahku sekarang?”
“Ada apa Zha” Tanya Heri
“Pokoknya
aku tunggu ya…”ucapku
Malam
harinya Heri datang ke rumahku. Aku senang banget, aku merasa kerinduanku telah
hilang saat bertemu dengan Heri.
Heri datang
dengan membawa senyuman yang begitu menyejukkan hatiku. Aku bahagia banget
waktu itu.
“Assalamu’alaikum”ucap
Heri
‘Wa’alaikumsalam”balasku
“Ada apa Zha?” ujar Heri
denga penuh senyuman.
‘Aku kangen
banget ma kamu, aku mau balikan lagi ma kamu!”
‘Hah!balikan?
emangnya kita pernah putus?”canda Heri
“ah
kamu….’ucapku
“Aku sayang
banget ma kamu Zha, aku nggak akan biarin kamu pergi lagi dari kehidupan aku!”
Akupun
tersenyum dan perlahan Heri menatap mataku penuh arti, lalu dia memegang
tanganku erat dan membelai rambutku dan perlahan diapun mendaratkan kecupan
dikeningku. “AKU SAYANG KAMU, ZHA.”
Malam itu memang nggak akan pernah aku lupakan lho
I LOVE YOU HERI
8 Oktober
2008
Kami sedang
makan di tempat yang romantis, karena hari itu adalah hari jadian kami. Aku
bahagia banget, punya pacar seprti Heri. Aku berharap dia adalah jodohku sampai
mati nanti.
“Zha…aku
sayang banget ma kamu! Berjanjilah padaku, jangan pernah berfikir tuk
tinggalkan aku lagi, aku nggak bisa jauh dari kamu. Selamat hari jadian kita ya
sayang….. semoga kita bisa lebih dewasa dalam menghadapi segala masalah yang
akan datang masuk dan datang masuk ke dalam hubungan kita lagi. Aku sayang
kamu, sayang banget.
Maafin aku
lok aku udah banyak salah banget ma kamu. Aku nggak mau perjuangan kita selama
satu tahun ini sia-sia. Berjanjilah padaku, jangan pernah tinggalkan aku,
jangan pernah sakiti aku. Berjuanglah demi aku, demi cinta kita agar kelak kita
bisa menyatukan cinta kita dalam ikatan suci.’
Kira-kira
seperti itulah obrolan yang kami lakukan saa itu.
Aku terharu
banget saat itu, mendengar kata-kata Heri aku nggak bisa berkata apa-apa lagi.
Seakan aku melayang jauh banget. Aku bener-bener seneng banget punya pacar
seperti dia.
Aku nggak
akan pernah menyia-nyiakan dia.
Aku Janji!
Januari
2009
“Zha, kalo
kita berhubungan jarak jauh bisa nggak ?” kata Heri
“Maksud
kamu apa? Aku nggak ngerti?”jawabku
“Aku mau
pergi, aku da dapet kerjaan, aku diajak dengan teman SMA aku kerja dan aku
harus tinggal disana karena tempatnya jauh banget” kataku
“Kamu
bisakan long distance?” kata Heri
“Duh..aku
masih nggak ngerti maksud kamu?” kataku agak sedikit bego.
“Tapi
apapun itu…aku nggak akan melarang kamu kok, kan tujuannya baik, kamu mau kerja ya.
Mudah-mudahan dengan begitu kita bisa menikah nantinya ya…” kataku dengan
sedikit becanda.
“Kamu
serius Zha? Tapi aku paling nggak pulang sebulan sekali.
“Ri, aku
tuh sayang banget sama kamu, sekarangkan da zaman modern yang jauh aja bisa
terkihat dekat, kita bisa telponankan….”kataku dengan sedikit menenangkan.
Akhirnya
pada tanggal 6 Februari 2009, Heri pergi keluar kota untuk kerja.
Setelah aku
mengalami long distance, kini aku merasa lebih sayang…………banget ma Heri,
ya….walaupun kata orang long distance banyak tantangannya, tapi Alhamdulillah
kami bisa mengatasinya dengan baik. Karena kami yakin dengan rasa cinta, kami
akan tetap bersatu dan takkan tergoyahkan oleh apapun.
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………..
4 Juli 2009
Hari ini
adalah hari ultahku. Aku bahagia banget karena Heri bisa pulang untuk merayakan
ultahku, tapi kali ini hanya aku dan Heri aja yang merayakannya, aku seneng
banget. Beberapa bulan lagi kami akan merayakan 2 tahun hari jadian kami.
Sebenarnya..aku ingin cepat-cepat menikah dengan Heri, tapi usia kami masih
terlalu muda dan aku berharap pada hari jadian kami yang ke 3 tahun nanti, aku
mau tunangan dengan Heri dan insya Allah 2 atau 3 tahun lagi Heri akan menikah
dengan aku, do’ain ya para pembaca.
Ya Allah
semoga harapan aku ini bisa jadi kenyataan, karena aku sayang banget ma Heri.
I LUV U
Heri..
Terima
kasih ya……
Semoga kisahku ini bisa bermanfaat…
‘Sebenarnya
masih banyak lagi cerita menarik aku dengan Heri, tapi da malem ni, mau bobok
ngantuk….’
Sekilas ya, sakit mata adalah suatu hal yang remeh, namun
dibalik itu amat berbahaya sekali, karena mata adalah sebagai penunjuk arah
serta menjadi pelita dalam kehidupan kita.
Selain kita berobat kepada dokter atau dengan obat-obatan
alamiah belum berhasil, maka cobalah resep terapi IIahiyah di bawah ini:
1.Sediakan piring kaca atau proselin yang putih lagi
bersih;
2.Tulislah piring tersebut dengan ayat di bawah ini ,
setelah ditulis hapuslah tulisan tersebut dengan air putih yang bersih;
3.Kemudian air tersebut digunakan untuk diteteskan pada
mata yang sakit.
Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah
haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Darda’, bahwasanya
Rasulullah pernah bersabda: Barangsiapa di antara kalian menderita sakit, atau
saudaranya sakit, maka ucapkanlah:
(Ya Allah
ya Tuhan kami adalah Allah, maha suci nama-Mu di langit dan di bumi;
sebagaimana rahmat-Mu di langit, maka jadikanlah rahmat-Mu di bumi, dan
ampunilah dosa serta kesalahan kami; turunkanlah rahmat dari sisi-Mu dan obat
dari obat-Mu atas penyakit ini).
Maka semua penyakit yang dideritanya
dengan izin Allah akan sembuh.
U. Untuk menyembuhkan orang kesurupan
Apabila ada tetangga kita atau
saudara-saudara dan keluaarga kita yang kesurupan, maka bacakanlah kepada orang
tersebut surat Yunus ayat 59 yang kemudian
disambung dengan membaca surat Ar-Rahman ayat 35
dan surat
Al-Mukminun ayat 108, yang kesemua ayat-ayat itu dibacakan kepada orang yang
kesurupan. Dengan pertolongan Allah, orang itu akan segera sembuh.
“Yursalu ‘Alaikumaa Syuwaadhun Min Naarin
Wanuhaasun Falla Tan Tashiroon”.
Surat
Al-Mukminun ayat 108:
“Qoolakhsa-u Fiihaa Walaa Tukkallimuun”.
Sebenarnya
begitu banyak lagi cara-cara pengobatan terapi IIahiyah ini, namun hanya ini
saja yang pernah saya terapkan, dan hasilnya Alhamdulillah. Tapi jika pembaca
ingin pengobatan yang lain, saya akan berusaha untuk menambahkan artikel
ini.atas perhatiannya, saya ucapkan terim kasih.
Penyakit bisul adalah bengkak kecil-kecil yang terjadi pada
anggota badan. Misalnya wajah, dan kulit. Penyakit tersebut diakibatkan
dorongan panas alami, atau karena menginjak dewasa (masa puberitas)
Untuk mengatasi masalah ini ialah dengan cara mengambil daun
sirih. Daun-daun sirih tersebut dipipis atau dipotong hingga halus, kemudian
dibubuhkan atau ditaburi pada bisul atau jerawat tersebut sambil berdo’a
seperti di bawah ini:
(Ya Allah Dzat yang
mengecilkan yang besar dan membesarkan yang kecil, kecilkanlah apa yang
menimpaku)
Q. Cara untuk mengatasi anak yang rewel dan sukar tidur
Rewel dan suka menangis serta sukar tidur pada malam harinya
adalah perbuatan anak kecil (bayi), dan hal ini sering membuat jengkel hati
sang ibu dan ayah.
Rewel, menangis terus-terusan biasanya anak kecil itu sakit
atau di ganggu oleh syaitan/jin. Sebagai reaksinya bahwa sikecil itu sakit,
tiada lain jalan yang harus ditempuh kecuali menangis.
Untuk menghindari dan mengatasi hal yang demikian itu, maka
lakukanlah resep IIahiyah di bawah ini, yaitu: tulislah ayat di bawah ini dan
tambahkan surat Al-falaq, surat An-naas, pada akhirnya, InsyaAllah
dengan cara yang demikian itu Allah mengizinkan sebagai obat kesembuhannya.
Inilah ayat yang harus ditulis:
“Idzaa Awal Fityatu Ilal Kahfi Faqooluu Robbanaa Aatinaa Min La Dunka
Rohmatan Wahayyiklanaa Min Amrinaa Rosyadaa. Fadlorobnaa ‘Alaa Aadzaanihim Fil
Kahfi Siniina ‘Adadaa. Wakho Sya’atil Ashwaatu Lir Rohmaani Falaa Tasma’u Illaa
Hamsaa”.
R. Agar cepat dikaruniai
Keturunan
Rasanya hampa apabila kehidupan rumah tangga, khususnya suami
istri yang tidak dikaruniai seorang anak, tidak ada penghibur hati dikala
panic, sakit, tiada tambatan hati dan penyejuk hati. Rasanya hampa banget ya
kalau dalam rumah tangga tidak ada anak-anak.
Oleh karena itu, apabila seorang istri yang sudah lama menikah
tapi belum dikaruniai seorang anak/keturunan, dan ia ingin sekali mempunyai
keturunan. Maka tulislah ayat di bawah ini di atas piring, lau dituangi dengan
air hujan sehingga menjadi lebur, lalu airnya dibuat minum sang istri tersebut
selama 8 hari. InsyaAllah dengan pertolongan-Nya, dalam waktu yang tidak lama
istri tersebut akan hamil,wah….senangnya.he99x….
Penyakit kolera adalah suatu penyakit yang sangat mudah menularnya. Untuk mencegah dari terjangkitnya penyakit tersebut, selain ditanggulangi dengan pengobatan medis atau secara alamiah, maka seyogyanya kita mencegahnya dengan resep terapi IIahiyah, yakni sesudah shalat shubuh dan maghrib secara rutin membaca surat Yaasin sekali. Setelah sampai pada ayat “Salaamun Qoulam Min Robbir Rohim” diulang-ulangi sampai 28 kali. Setelah selesai membaca surat tersebut, maka diakhiri dengan membaca do’a berikut:
“Allahumma Sallimnaa Minal Aafaati Wal Baliyyaati Wal Aalaamiwal Asqoomi Wad Daa-aatii Wajamii’il Amroodli Wal Wabaa-I Wath Thoo’uuni Birohmatika Yaa Arhamar Roohimiin”.
(Ya Allah selamatkanlah kami dari cobaan dan bencana serta dari segala macam penyakit, waba’, tho’un, sebab rahmat-Mu wahai tuhan yang maha pengasih dan penyayang).
L. Obat sakit mata
Sakit mata selain diobati dengan pengobatan medis dan alamiah, maka seyogyanya kita mengobatinya dengan secara terapi IIahiyah, yakni dengan menulis ayat di bawah ini di atas kertas putih, sesudah itu dilipat dan dikalungkan pada orang yang sakit mata. InsyaAllah dengan pertolongan-Nya akan segera sembuh.
Inilah ayatnya yang harus ditulis;
“Idzhabuu Biqomiishii Haadzaa Fa Alquuhu ‘Alaa Wajhi Abii Yakti Bashiiron Waktuunii Bi Ahlikum Ajma’iin. Fakasyafnaa ‘Anka Ghi Thoo-aka Fabashorukal Yauma Hadiidun”.
M. Obat sakit hati (penyakit hati)
Ayat di bawah ini adalah berkhasiat untuk menyembuhkan sakit hati, baik itu disebabkan karena hatinya sendiri yang sakit atau karena memiliki hati yang dengki terhadap seseorang atau memiliki penyakit hati yang lainnya.
Adapun caranya ialah ayat tersebut ditulis di atas tempat yang terbuat dari tanah (misalnya kendi dan sebagainya) dan tintanya adalah minyak za’faron dan air mawar, lalu dilebur dengan air biasa, kemudian ramuan tesebut diminumkan kepada orang yang bersangkutan. InsyaAllah dengan pertolongan-Nya, penyakit tesebut akan sembuh.
Inilah ayat tersebut:
“Wanaza’naa Maa Fii Shuduurihim Min Ghillin Tajrii Min Tahtihimul Anhaaruu, Qooluu Alhamdulillahil Ladzi Hadaanaa Lihaadzaa Wamaa Kunnaa Linahtadiya Laulaa An Hadaanallaahu Laqod Jaa-at Ruslu Robbinaa Bil Haqqi Wanuuduu An Tilkumul Jannata Uuritstumuuhaa Bimaa Kuntum Ta’maluun”.
N. Obat sakit gusi
Sakit gusi sama dengan sakit gigi. Mereka yang sedang mengalami penyakit ini, tidak bisa merasakan nikmatnya makanan atau minuman.
Untuk menyembuhkan penyakit ini, disamping diobati dengan pengobatan medis atau ramu-ramuan alamiah, seyogyanya kita membaca do’a di bawah ini, supaya rasa nyeri pada gusi lekas sembuh.
Inilah do’a yang harus di baca;
“Allahumma Adzib ‘Anni Suu-a Maa Ajiduhu Wafugsyahu Bida’wati Nabiyyikal Amiinil Makiini”.
O. Obat sakit perut
Sakit perut disamping diobati secara medis atau ramuan alamiah, maka seyogyanya kita bisa menggunakan obat berupa resep IIahiyah, yakni dengan membaca do’a di bawah ini pada tiap-tiap pagi dan sore atau ditulis pada kertas putih, kemudian diberi air dan diminum kepada orang yang menderita sakit. Insya Allah dengan pertolongan-Nya tidak lama lagi rasa nyeri pada perut akan berkurang dan sembuh.
Inilah do’a yang harus dibaca:
“A’uudzu Bi’izzatihi Waqudrotihii Wa’adhomati Hii Innii Dzaalika La-aayaatin Likulli Shobbaa-rin Syakuur. Idz Qoolat Imroona Robbi Innii Nadzartu Laka Maafii Bathnii Muharroron Fataqobbal Minnii Innaka Antas Samii’ul ‘Aliim”.